Madinah Dijaga dari Wabah dan Fakta Covid-19 Mencengangkan

  • Share

Kota  Madinah atau yang sebelum datangnya Islam dikenal sebagai Kota Yatsrib adalah tanah yang istimewa bagi Umat Islam. Daerah ini adalah tempat Nabi Muhammad SAW berhijrah, tempat Islam berkembang pesat hingga disebut sebagai Haramain atau dua kota suci selain Mekkah.

Dari berbagai keutamaannya, ternyata daerah ini memiliki kelebihan yang tidak sedikit orang ketahui. Kelebihan yang dijelaskan Nabi Muhammad SAW sendiri, yakni terlindung dari wabah. Keterangan ini sesuai dengan hadist Rasulullah SAW:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ رَسُولُ اللهِ – صلى الله عليه وسلم -: «أُمِرْتُ بِقَرْيَةٍ تَأْكُل الْقُرَى، يَقُولُونَ يَثْرِبَ، وَهِيَ الْمَدِينَةُ، تَنْفِي النَّاسَ كَمَا يَنْفِي الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ».

Dari Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Aku diperintahkan (untuk berhijrah) ke suatu tempat yang daya tariknya lebih dominan daripada tempat-tempat lain, yaitu kota Madinah, kota ini membersihkan manusia (yang jahat) sebagaimana alat tempa besi yang membersihkan karat besi.” (HR Bukhari). Penjelasan ini juga dijelaskan dari riwayat lain dalam hadist Nabi.

Baca Juga :   Pangdam Jaya: FPI Organisasi Apa? Jangan Ada yang Buat Aturan Sendiri!

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ السَّلَمِيِّ أَنَّ أَعْرَابِيًّا بَايَعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْإِسْلَامِ فَأَصَابَ الْأَعْرَابِيَّ وَعْكٌ بِالْمَدِينَةِ فَجَاءَ الْأَعْرَابِيُّ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَقِلْنِي بَيْعَتِي فَأَبَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ جَاءَهُ فَقَالَ أَقِلْنِي بَيْعَتِي فَأَبَى ثُمَّ جَاءَهُ فَقَالَ أَقِلْنِي بَيْعَتِي فَأَبَى فَخَرَجَ الْأَعْرَابِيُّ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا الْمَدِينَةُ كَالْكِيرِ تَنْفِي خَبَثَهَا وَيَنْصَعُ طِيبُهَا

Dari Jabir bin Abdullah Assilmi, berkata bahwa seorang arab badui berbaiat kepada Rasulullah SAW untuk Islam, lantas si arab badui terkena demam di Madinah, sehingga dia menemui Rasulullah SAW, dan berkata, “Wahai Rasulullah, tolong batalkanlah baiatku.” Namun Rasulullah enggan. Kemudian dia mendatangi beliau lagi dan berkata, “Tolong batalkanlah baiatku!” Namun Rasulullah tetap enggan. Kemudian dia datang lagi untuk kali ketiga dan berkata, “Tolong batalkanlah baiatku.” Namun Rasulullah menolak, lantas Rasulullah SAW bersabda: “Madinah itu bagaikan mesin tungku api, ia membersihkan karat-karat (besi) dan menyaring yang baik-baik saja.” (HR Bukhari).

Baca Juga :   Habib Umar Bin Hafizh: 10 Akhlak kepada Allah Ta'ala

Dalam hadits Zaid bin Tsabit diriwayatkan juga bahwa Rasulullah SAW berkata:

إِنَّهَا طَيْبَةُ وَإِنَّهَا تَنْفِي الْخَبَثَ كَمَا تَنْفِي النَّارُ خَبَثَ الْفِضَّةِ  “Itu (madinah) baik dan itu menghilangkan kejahatan seperti api menghilangkan karatnya emas.”

Dalam riwayat Muslim Nabi Muhammad SAW juga menjelaskan madinah adalah kota yang mensucikan.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *