Banjir sejak beberapa hari lalu di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, membuat tambak ikan arwana di Kecamatan Mandor, meluap. Sejumlah ikan lepas, lepas terseret banjir.
Sebelumnya, viral sebuah unggahan foto di media sosial Instagram, tentang unggahan ikan arwana, yang dimasak menjadi santapan ikan asam pedas.
Luna Liona, salah satu warga di Kecamatan Mandor, mengatakan, pada saat banjir, memang sering terjadi ikan-ikan arwana dari tambak tersebut lepas.

Ikan dengan harga puluhan hingga ratusan juta rupiah ini, banyak ditemukan oleh warga dalam keadaan mati. Namun ada juga yang masih hidup. Luna mengatakan, ikan-ikan yang ditemukan warga dalam keadaan masih hidup, ditebus oleh pemiliknya dengan harga Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta.
“Benar (memasak ikan arwana). Yang masak ikan ini teman saya. Ikannya tu udah mati, jadi bingung mau dia apakan, jadi dimasak. Ikan arwana kan cerewet, tak boleh stres, bisa mati dia. Ini tambak besar, perusahaan gitu, punya orang Pontianak bosnya, tambaknya kena banjir,” jelasnya kepada Hi!Pontianak, Kamis, 15 Juli 2021.