Heboh ‘Petai’ Raksasa di Banjarnegara, Warga Harap Ahli Turun Tangan

Buah yang mirip petai berukuran jumbo ditemukan warga di Desa Panawaren, Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara. Warga berharap, ada ahli yang meneliti ‘petai’ raksasa tersebut.

Salah seorang warga Desa Panawaren Agus Martin mengatakan, hingga saat ini buah tersebut hanya didiamkan. Sesekali hanya digunakan untuk foto oleh warga.

“Kegunaan buah ini apa, kami belum tahu. Paling ada orang ke sini terus foto bareng dengan buah ini,” ujarnya saat ditemui di Desa Panawaren, Senin (23/3/2020).

Untuk itu, warga berharap ada ahli yang mau meneliti buah tersebut. Apakah bisa dimanfaatkan atau justru sebaliknya, membahayakan.

“Kami warga di sini berharap buah ini diteliti. Apakah bisa dikonsumsi, atau bisa dimanfaatkan untuk obat, atau malah sebaliknya membahayakan,” katanya.

Baca Juga :   Kabar Baik! 2.224 Pasien Corona di RS Wisma Atlet Dinyatakan Sembuh

‘Petai’ raksasa ini ditemukan warga Desa Panawaren di hutan lindung Pringamba 2 di Kecamatan Sigaluh. Panjangnya antara 1 meter hingga 1,2 meter. Sedangkan jumlah biji pada ‘petai’ tersebut antara 10 hingga 14 biji.

“Kalau di pete (petai) menyebutnya mata. Jadi ini sama seperti pete, matanya ada yang 10, 12 sampai ada juga yang 14 mata,” terangnya.

Tak hanya itu, pohon buah tersebut juga berbeda dengan pohon petai pada umumnya. Saat ditemukan, besar pohonnya sebesar lengan orang dewasa dan merambat.

“Pohonnya ini merambat di pohon besar. Kami sempat melihat-lihat di sekitarnya, tetapi hanya ada satu pohon. Sekarang di pohon itu masih ada 3 atau 5 buah masih di pohon,” tuturnya.

Baca Juga :   Diam-diam Sisihkan Uang Tanpa Diketahui Istri Selama 3 Tahun, Suami Terkejut Saat Hitung Jumlahnya

Sumber : detik.com

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *