Sungguh Menyedihkan, Anak dan Suaminya Meninggal Karena Covid 19, Bu Dokter di Surabaya Telanjang di Pinggir Jalan Raya

Sebuah video viral di Surabaya sekitar 4 hari setelah Idul Fitri lalu.

Dalam video tersebut ada seorang wanita yang diduga berprofesi sebagai Dokter, bertelanjang di tepi jalan di kota yang dipimpin Tri Rismaharini, atau Risma.

Dokter wanita ini diisukan mengalami stres lantaran suami dan anaknya meninggal akibat Virus Corona atau covid-19.

Viral sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita tanpa busana duduk di tepi jalan raya di Kota Surabaya.

Video durasi 44 detik ini diunggah oleh pemilik akun Twitter @filipus_nove.

“Ini Dokter gigi di Surabaya. Suaminya sama anaknya mati kena covid,” tulis Filipus dalam keterangan video tersebut.

“Ini istrinya stres sampai telanjang dijalan,” jelasnya.

Tampak wanita yang tidak menggunakan busana itu berdiri pada sebuah bangku di pinggir jalan.

Terdengar beberapa kali suara orang tertawa terbahak-bahak dalam video yang seakan senang melihat pemandangan menyedihkan itu.

“Dokter iki, Dokter iki,” terdengar suara dalam rekaman video.

Tepat pada menit ke-29 si Dokter sempat menyibak rambutnya.

Seorang pria yang mengenakan kaos panjang datang mendekati wanita itu dan coba berdialog.

Membujuk si wanita tanpa busana mau menggunakan pakaian agar tak menjadi tontonan masyarakat.

Warga pun berhasil mengavakuasi IS setelah sekitar satu jam dibujuk untuk kembali ke rumah yang memang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga :   Potret Haru Sorang Ayah Berulang Kali Cium Jenazah Anak Bayinya Sebelum diiletakkan di Liang Kubur

Saat itu korban juga langsung ditangani oleh Dokter keluarga yang datang ke lokasi.

Informasi yang dihimpun, bahwa benar wanita dalam video itu adalah seorang Dokter beranak satu.

Dokter yang tanpa menggunakan busana itu, berinisial IS.

Kejadian tersebut pun direkam saat IS berdiri di jalan raya yang ada di Surabaya Utara sekitar 4 hari setelah lebaran Idul Fitri.

Namun dari penjelasan beberapa warga bahwa yang bersangkutan tidaklah stres karena suami dan anaknya terjangkit covid-19 dan meninggal.

Karena anak dan keluarganya sehat dan tinggal berada di rumah.

Namun hingga kini belum diketahui penyebab kenapa IS keluar dengan tanpa menengakan sehelai benang pun.

Walaupun demikian IS dikenal sebagai warga yang baik.

Kisah Dokter di Surabaya Meninggal Terpapar covid-19

Dokter di Jawa Timur yang meninggal ini mendadak viral setelah sempat memberikan pesan menyentuh sebelum meninggal dunia karena covid-19.

Diketahui Dokter yang meninggal bernama Deny Dwi Yuniarto.

Pesan menyentuh Dokter Deny Dwi Yuniarto itu dibagikan kepada rekan sejawatnya saat sudah dirujuk ke Surabaya.

Di antaranya kepada Agus Suryantono, Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sampang.

Baca Juga :   Padahal Sudah Diberi Makan, Buaya di Kebun Binatang Ini Tubuhnya Kurus Bak Kerangka Hidup, Setelah Dibedah Isi Perutnya Mengejutkan

Catatan itu kemudian menjadi pesan berantai.

“Ini adalah realitas yang kita hadapi.

Kita tidak meminta dipuja, Kita tidak meminta disanjung Kalau memang anda harus keluar rumah karena pekerjaan dan perputaran ekonomi, insya Allah kita akan memahami tapi jangan curigai kami mengada-ada dengan penyakit ini.

Karena kita tidak akan tau penyakit ini mengenai siapa dan dimana”.

Menurut Agus, pesan itu menjadi peringatan bahwa tenaga medis dalam menangani covid-19 tidak membutuhkan pujian dan sanjungan.

Tenaga medis rela mengorbankan hidupnya demi menangani Virus Corona.

Selain itu, pesan Dokter Deny Dwi Yuniarto mengingatkan bahwa Virus Corona nyata adanya, bukan mengada-ada karena korbannya keluarga Dokter sendiri.

“Pesan lainnya dari dr D bahwa Virus Corona bukan rekayasa.

Jadi, kita semua diajak agar selalu waspada agar tidak seperti nasib dr D,” ungkap Agus Suryantono dikutip dari kompas.com, Senin (15/6/2020).

Seperti diketahui Dokter yang sehari-hari bertugas di salah satu puskesmas di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur ini meninggal di Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya, pada Senin (15/6/2020) pukul 03.00 WIB.

(Visited 75 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *