Balita yang Hampir Lumpuh Karena Dicium Orangtuanya, Jangan Sembarangan Mencium

Sebagai orangtua pasti pernah merasa sangat gemas dengan anak-anak apalagi jika masih balita.

Tak jarang mereka akan mengekspresikan hal tersebut dengan menciumi sang balita ataupun anak ini.

Meski terkadang juga balita ini tak mau dicium oleh orangtua sehingga membuatnya menghindar.

Sebagai orangtua yang baik seharusnya tidak memaksakan hal tersebut. Karena jika memaksakan bisa berakibat fatal.

Seperti sebuah kisah yang kini menjadi viral di media sosial ini.

Gemas dengan anaknya, orangtua ini paksa cium sang anak sambil pengang kepala si anak.

Namun si anak malah berontak dan tiba-tiba kejadian mengerikan ini terjadi.

Kisah ini mulanya diunggah oleh sebuah akun Facebook David Fernando Napitupulu pada Kamis (12/12).

Baca Juga :   Takut Corona, Korban Kecelakaan Ini Tewas karena Terlambat Ditolong

Akun tersebut mengisahkan orangtua yang terlalu gemes dengan anaknya sehingga ingin menciumnya.

Saat itu balita berusia 1,4 tahun ini sedang digendong dan akhirnya dicium oleh orangtuanya.

Sayangnya sang anak berontak tak mau dicium. Tapi tiba-tiba saja si anak ini malah nangis dengan keras.

Awalnya dipikir hanya keselo saja karena tadi saat akan dicium kepala sianak ini dipegang oleh orangtuanya.

Sayangnya makin lama, si anak nampak sangat kesakitan.

Tanpa pikir panjang meski jam 12 malam, ibu anak ini segera melarikannya ke Rumah Sakit Hermina.

Karena cuma ada dokter jaga, sang dokter pun merujuknya untuk dirontgen.

Namun hasil rontgen tulang masih bagus, sang dokter pun menyarankan untuk menemui dokter syaraf.

Baca Juga :   Detik-Detik Ulama Mesir Sempat Alunkan Ayat Al-Quran Sebelum Hembuskan Nafas Terakhir

Sayangnya saat itu dokter syaraf di Rumah Sakit Hermina sedang cuti. Sang ibu pun segera membawa ke Rumah Sakit Gatot Subroto.

Setelah menemui dokter, si anak pun dilakukan pemeriksaan MRI agar diketahui apa yang terjadi pada leher sang anak ini.

Setelah pemeriksaan ini diketahuilah kalau sumsum tulang belakang si anak bocor. Hal ini pun menyebabkan kelumpuhan di tangan kiri si anak.

Dokter pun hanya bisa menjelaskan kalau jalan satu-satunya untuk menyembuhkan sang anak ini adalah dengan operasi.

Operasi ini dilakukan di sebagian tulang leher belakang. Setelah melalui operasi selama 4 jam, akhirnya operasi tersebut berhasil.

Sumber: grid.id

(Visited 953 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *