Dua malam mendekam di sel tahanan membuat penampilan Adam Ibrahim, 44 tahun, terlihat kumal. Mengenakan rompi oranye, tangan terikat kabel ties, dan kaki nyeker dia keluar kamar tahanan. Langkahnya gontai menuju sebuah ruangan di Polres Depok untuk menemui tim Blak-blakan detikcom selepas Jumatan.
“Tentu saya menyesal, niat baik semula ternyata tak diridhoi Allah. Saya harus bertanggung jawab karena sudah bikin heboh,” kata bapak dua anak itu mencoba tegar.
Adam menepis anggapan dirinya membuat hoaks soal babi ngepet untuk menggapai popularitas diri. Justru sebaliknya. Dia ingin agar berbagai keluhan warga yang kehilangan uang segera berakhir pasca “tertangkapnya” babi hutan. Adam mengaku tak menyangka bila drama tersebut justru diviralkan di media sosial dan menjadi heboh.
“Semula niat saya cuma mencarikan solusi biar gak ada fitnah ini-itu soal kehilangan uang. Tapi begitu viral, banyak warga menyebut saya nisa nangkap babi ngepet ya akhirnya senang. Apalagi ada di Youtube, diwawancara wartawan,” tutur Adam Ibrahim.
Sehari-hari dia mengaku berprofesi sebagai pembuat kandang burung, ayam, dan kandang ternak lainnya. Bila ada keuntungan lebih, dia mengklaim biasa membagikan sembako kepada jamaah pengajian yang dipimpinnya