Pria ini Nangis dan Mengaku Mau Tobat Setelah Lempar dan Pukuli Ibu Kandungnya Hingga Meninggal

  • Share

Seorang tahanan di Polres Kebumen, Jawa Tengah berinisial TY (37) tiba-tiba menangis dan mengaku ingin bertaubat saat menjalani hipnoterapi investigasi for trauma healing yang dibimbing oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy.

Sebelumnya, tersangka didakwa dan dituntut hukuman pidana 15 tahun penjara atas kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Dia menganiaya ibu kandungnya hingga menyebabkan sang ibu meninggal dunia.

Dikutip TribunJakarta.com, AKBP Rudi menerangkan, penganiayaan itu dilatarbelakangi masalah warisan. Tersangka meminta ibunya untuk mengubah surat perjanjian yang dibuat keluarga, dengan tujuan agar mendapatkan warisan lagi setelah menjual tanah keluarga seluas 30 ubin senilai Rp 45 juta.

“Dengan diubahnya surat perjanjian itu, tersangka berharap mendapatkan warisan lagi di kemudian hari. Namun saat diminta untuk diubah, korban menolak dan membuat tersangka marah,” lanjut AKBP Rudy.

Tersangka kemudian mengambil botol minuman soda dan melemparkannya ke arah sang ibu hingga mengenai pelipis mata.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *