Ikan Arwana Puluhan Juta Lepas Terseret Banjir, Jadi Santapan Warga di Kalbar

  • Share
Ia mengatakan, 70 persen ikan yang ditemukan warga di desa Ulu Ngarak, dalam keadaan mati. Ikan-ikan tersebut ada yang dijadikan sebagai santapan makan malam oleh warga. Luna mengatakan, temannya memasak ikan tersebut menjadi menu asam pedas.
“Ikannya mati karena stress. Ada yang mati, ada yang masih hidup. Yang masih hidup ditebus tuan tambak ikannya. Saya gak makan, teman yang makan. Hasil tangkapan warga didapat dari ikan tambak yang lepas. 70 persen yang didapat mati,” ungkapnya.
“Yang hidup ditebus tuan tambaknya kisaran harga Rp 500 ribu sampai Rp 1 jutaan, tergantung ukuran ikannya. Sebenarnya sambil bantu orang yang punya tambak juga dibantu cariin sama warga. Tuan tambak kasih ucapan terima, kasi pakai ditebus ke warga, kalau ikanya masih hidup,” lanjutnya.
Ikan Arwana Puluhan Juta Lepas Terseret Banjir, Jadi Santapan Warga di Kalbar (3)
Sajian ikan asam pedas dengan bahan dari ikan arwana. Foto: Dok Hi!Pontianak
Luna mengatakan, ikan-ikan arwana tersebut harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah, jika dijual dalam keadaan hidup, tergantung dari ukuran atau besarnya ikan.
Ikan arwana yang sudah mati, akhirnya dimasak menjadi lauk asam pedas. Luna mengatakan, jika tak tahu cara pengolahan yang benar, biasanya terasa amis. Namun temannya yang memasak dan menyantap ikan ini mengatakan ikan tersebut terasa lezat.
“Dimasak asam pedas, enak kayak ikan sungai. Cuma mau pandai mengolahnya, biar ndak amis. Soalnya amisnya lebih kuat dari ikan lainnya,” pungkasnya.
Artikel asli : kumparan.com
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *