Embun Es di Dieng Muncul Lagi, Fenomena Bun Upas Viral di Twitter

  • Share

Fenomena embun es yang dikenal dengan nama bun upas atau embun upas kembali muncul di Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.

Hal ini pertama kali diinformasikan oleh akun Twitter Festival Budaya Dieng @FestivalDieng pada Minggu (26/7/2020).

“Dieng membeku lagi kak,” tulis akun Twitter resmi penyelenggara Dieng Culture Festival itu.

Dalam tweet tersebut dilampirkan pula sebuah foto rumput yang diselimuti embun es.

Hingga artikel ini dipublikasikan, unggahan yang Viral di Twitter ini mendapat 4,9 ribu retweet dan 18,2 ribu likes dari warganet.

Menurut akun Twitter@FestivalDieng, bun upas bagaikan pisau bermata dua.

“Satu sisi menjadi keuntungan bagi dunia pariwisata karena bisa mendongkrak kunjungan wisatawan, apalagi setelah beberapa bulan ditutup karena pandemi,” jelas akun Twitter tersebut.

Namun di sisi lain, bun upas menjadi ancaman bagi petani kentang di Dieng.

“Karena tanaman kentang yang terdampak ‘bun upas’ akan layu daun dan mengering. Jadi kemungkinan besar akan terjadi gagal panen,” lanjutnya.

Fenomena bun upas di Dieng (Instagram/indrart)

Fenomena Bun Upas

Fenomena bun upas pernah terjadi di Dieng pada Juni 2019 lalu.

Saat itu, suhu di Dieng mencapai minus 2 derajat Celcius hingga membuat Kompleks Candi Arjuna diselimuti embun es.

Menurut penjelasan dalam unggahan akun Instagram@urban.hikers, bun upas merupakan suatu kondisi yang terjadi di Indonesia pada musim kemarau.

Biasanya dimulai dari Juli hingga Agustus atau tepatnya saat puncak musim kemarau.

Selain Dieng, sejumlah daerah lain ternyata juga pernah mengalami fenomena Bun Upas.

Fenomena bun upas di Ranupani (Instagram/langit_mahameru3676)

Salah satunya Ranupani, permukiman yang berada di kaki Gunung Semeru, Jawa Timur.

Tercatat pada Juni 2018, suhu dingin di Ranupani dilaporkan mencapai minus 4 derajat celcius.

Artikel Asli

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *