Orangtua Tidak Ada, 3 Anak Yatim Ini Berjuang Sendirian Demi Bertahan Hidup, Putus Sekolah Karena Dibully Teman Temannya

  • Share

Inilah kisah hidup pilu yang dijalani oleh Endah Puspitasari bersama kedua orang saudaranya, Teguh Waluyo dan Deddy Prasetyo.

Mereka bertiga kini harus berjuang hidup sendirian tanpa kehadiran orangtua, karena sang ayah meninggal 4 tahun yang lalu dan sang ibu yang tega meninggalkan mereka sejak 4 bulan terakhir.

Tempat tinggal, jangan ditanyakan lagi. Mereka menghuni sebuah gubuk reot yang berada di Dusun Ngepreh, Desa Kepoh, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, melansir TribunnewsBogor.com.

Sementara untuk biaya hidup sehari-hari, Endah mengandalkan penghasilan dari kakak keduanya, Teguh Waluyo, yang bekerja di penggilingan padi.

“Kakak saya sudah lulus beberapa tahun lalu sekarang kerja di tempat penggilingan padi tapi ijazahnya masih ditahan,” terang Endah.

Selain itu, Endah juga kerap diberi uang oleh kakak pertamanya yang tinggal di Purwodadi.

“Tapi Mas Anjar jarang menengok ya karena sudah menikah itu, jadi saya dan adik sama kakak yang dirumah,” tuturnya.

Sebagai anak perempuan satu-satunya, Endah lah yang mengurus semua kebutuhan, termasuk menghidangkan makanan.

Endah saat ini telah putus sekolah. Itu karena ia tidak memiliki biaya lebih sehingga tidak dapat melanjutkan pendidikan ke kelas IX SMP. Selain itu, alasan lain yang membuatnya putus sekolah karena sering dibully oleh teman-teman sekolahnya semasa 2 SMP.

“Soalnya teman-teman saya dulu banyak yang ngejek dan suka membandingkan antar teman dan saya nggak nyaman,” ucapnya.

Artikel Asli : palingseru.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *