Dalam agama Islam diajarkan untuk selalu berdoa meminta segara kemudahan termasuk rezeki kepada Allah SWT.
Tak heran, doa mempunyai peranan sangat penting bagi kehidupan seorang muslim.
Segala sesuatu yang dicapai tentu ada campur tangan dari doa yang sering kali dipanjatkan.
Bacaan doa diberi kemudahan dalam rezeki banyak dilafalkan oleh Umat Islam.
Berikut ini adalah bacaan doa Nabi yang bisa diamalkan setiap selesai menunaikan sholat subuh.
Sholat Subuh merupakan salah satu ibadah 5 waktu yang wajib dikerjakan oleh umat Muslim.
Sebagai umat Muslim mendirikan sholat merupakan tiang agama.
Sholat wajib diiringi dengan sholat sunnah sebagai pelengkap ibadah.
Terdapat sholat sunnah sebelum (qobliyah) Subuh yang juga dianjurkan untuk dilaksanakan lantaran terdapat keutamaan yang luar biasa di baliknya.
Sebagaimana disampaikan oleh Syekh Ali Jaber dalam sebuah ceramahnya, jika mengerjakan sholat sunnah saja mendapatkan pahala yang menakjubkan, belum yang wajibnya.
Keutamaan sholat qobliyah (sebelum) subuh ini juga tertuang dalam hadits dari Aisyah sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,
“Dua raka’at fajar (sholat sunnah qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim)
Kendati demikian, ibadah Sholat Subuh menjadi ibadah sholat yang paling sulit dilakukan seorang muslim.
Hal ini lantaran tak banyak orang yang rela bangun di saat matahari belum terbit, begitu berat untuk melakukan satu dari 5 sholat wajib.
Padahal sholat subuh diyakini menjadi pintu rezeki seorang muslim, sebelum memulai kehidupannya.
Nah, maka dari itu, sempatkan beribadah dan berdoa setelah melakukan sholat Subuh.
Setiap Nabi Muhammad SAW melakukan salat Subuh, setelah salam, beliau membaca doa di bawah ini:
Doa Pertama
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.
Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (HR. Ibnu Majah, no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Doa Kedua
Do’a dari hadits ‘Ali, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajarkan doa berikut,