Wabah virus corona menimbulkan gangguan di perekonomian. Banyak pedagang merugi akibat tak laku.
Pedagang bukan profesi yang mudah. Mereka yang memutuskan menjalani pekerjaan ini sejatinya patut mendapat penghargaan. Tak seperti pegawai yang mendapat gaji bulanan, kehidupan pedagang bisa jadi berhadapan dengan ketidakpastian rezeki.
Ada kalanya dagangan mereka laris sampai harus tutup warung lebih cepat. Di lain waktu mereka harus pulang sampai sore bahkan malam hari karena barang dagang yang tak kunjung laju.
Meski sesekali mengeluh, para pedagang tetap bertahan sembari terus berusaha agar tak putus asa.
Demikian pula dengan situasi seperti saat ini. Para pedagang terpaksa merasakan pahit lantaran sepi pembeli yang takut keluar rumah karena wabah virus corona Covid-19.
Kondisi ini tentu sangat berpengaruh terhadap pendapatan yang diterima para pedagang.