Untuk apa seseorang mengerjakan amalan-amalan sunah seperti sholat malam dan puasa? Jawabannya bisa jadi untuk mengharap ridho Allah dan surga-Nya.
Namun, ternyata masuk surga atau tidaknya seseorang bukan hanya disebabkan oleh ibadah-ibadah seperti sholat malam maupun puasa saja.
Dilansir PORTAL JEMBER dari video yang diunggah kanal YouTube Sohib Anwar pada 24 Mei 2021, Almarhum Syekh Ali Jaber mengungkap kisah seorang sahabat yang tidak menjalani dua ibadah itu tapi justru jadi ahli surga.
“Ada satu cerita dalam muslih Imam Ahmad bagaimana seorang sahabat ada di riwayat Abdullah bin Umar, ada Abdullah bin Al Ash, ada riwayat Abdullah bin Amru,” ujar Syekh Ali Jaber mengawali penjelasannya.
Inti dari riwayat tersebut adalah bahwa ketika berkumpul dengan para sahabat, Rasulullah SAW menyebutkan seseorang yang merupakan ahli surga.
“Ada seseorang sebentar lagi masuk dari pintu ini, dia ahli surga,” kata Rasulullah.
Menurut Syekh Ali Jaber, kalau Rasulullah berkata seseorang merupakan ahli surga, maka hal tersebut sudah terjamin.
“Karena yang berhak menentukan siapa ahli surga dan siapa ahli neraka hanya dua, Allah dan rasul-Nya,” tegas Syekh Ali Jaber.
Sang syekh kemudian melanjutkan kisah orang ahli surga tersebut. Di hari yang kedua, Rasulullah kembali berkumpul bersama para sahabat.
Rasulullah pun kembali berkata, “Sebentar lagi dari pintu ini akan masuk seorang dari ahli surga. Dia ahli surga.”
Dan ternyata orang yang datang tersebut masih sama dengan sebelumnya.
“Di hari yang ketiga, munculnya juga orang yang sama,” ujar Syekh Ali Jaber melanjutkan kisah itu.
Akan tetapi, orang itu sendiri tidak pernah mendengar perkataan Rasulullah bahwa dia adalah ahli surga.
Begitu dia keluar, ada salah seorang sahabat yang mengikutinya. Karena penasaran, sahabat tersebut meminta agar diizinkan menginap di rumah ahli surga tersebut.
Response (1)