Jika telinga dan mata kita kondisikan untuk abai kepada kedzaliman mereka, maka seburuk apapun perbuatan mereka akan tetap kita terima dengan ikhlas dan tanpa dendam sedikitpun.
Sungguh Jika Hati Kita Selalu Tenang, Maka Tak Peduli Sedzalim Apa Mereka, Tetap Saja Kita Akan Mampu Bersabar
Karena sungguh jika hati kita selalu saja tenang, tidak gegabah amarah atau membenci, maka tidak peduli sedzalim apa mereka kepada kita, tetap saja diri kita akan mudah untuk tetap bersabar.
Karenanya, Tutuplah Telinga dan Mata Kita Dari Para Pembenci, Tapi Hati Harus Tetap Kita Buka Untuk Memaafkan
Oleh karenanya, tutuplah telinga dan mata kita tatkala ada yang membenci kita, tatkala ada yang menghina, mencaci, dan meremehkan kita, tetapi hati harus tetap kita buka untuk memaafkan.
Hati kita harus tetap mampu kita kondisikan melihat dengan bijaksana, agar memaafkan selalu bisa kita lakukan tanpa ada rasa jenuh sedikitpun
Sumber : humairoh.com