Diam-diam Baca al-Qur’an, Perawat Cantik Ini Putuskan Jadi Mualaf

  • Share

Allah SWT mengirim utusan-utusan-Nya kepada manusia untuk membimbing dan mengingatkan mereka agar kembali ke jalan yang benar.

Allah SWT juga masih mengirimi mereka tanda-tanda, tidak peduli siapa mereka atau apa asal mereka, bahasa, posisi sosial, atau warna.

Dia Yang Maha Kuasa, mengirimkan tanda kepada siapa saja yang Dia kehendaki.

Manusia kerap berpikir bahwa mereka memiliki kekuatan yang cukup yang dapat menyelamatkan mereka dari bahaya di sekitarnya, dan membantu mereka mengatasi semua kesulitan yang mereka lalui. Mereka lupa bahwa Allah memiliki kuasa atas semua hal.

Kesadaran inilah yang membuka pintu hidayah seorang perawat asal Inggris.

Caitlyn Munro wanita berusia 23 tahun memutuskan untuk memeluk Islam setelah menyadari bahwa manusia diciptakan sangat lemah dan kelemahan mengelilingi keberadaan kita dari semua sisi, sehingga dia tidak bisa hidup tanpa bergantung pada Allah.

Baca Juga :   5 Dzikir Khusus Harian yang Disukai Allah SWT dan Manfaatnya

Caitlyn Munro adalah seorang wanita muda Inggris yang dibesarkan dalam keluarga Kristen yang terdiri dari dua orang tua, dua saudara perempuan dan tiga saudara lelaki.

Dia mendaftar di universitas Liverpool untuk menjadi perawat yang berkualitas.

“Saya selalu bercita-cita untuk menjadi perawat sejak usia sangat muda dan ibu saya selalu mengatakan bahwa saya ditempatkan di bumi ini untuk memenuhi tugas saya sebagai perawat. Alhamdulillah, saya sekarang 6 bulan lagi dari kualifikasi,” katanya seperti dilansir dari publikasi About Islam, Kamis (16/4/2020).

Kisah perkenalan dengan Islam dimulai pada 2017, ketika dia memulai pendidikan tinggi dan dia memiliki sekelompok teman dari berbagai latar belakang yang beragam.

Baca Juga :   Daftar Nama Nabi yang Wajib Diketahui dan Diimani Umat Islam, Ketahui Masing-Masing Mukjizatnya

Pada saat itu, ia hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang Islam, sampai salah seorang teman Muslimnya mengekspos tentang Islam yang damai

“Saya sangat terpesona dengan betapa damai dan tulusnya saudara itu bagi saya dan fakta bahwa kasih amal adalah pusat hati saudara itu. Demikian pula, saya selalu melakukan pekerjaan amal dan selalu memiliki aspirasi untuk menggunakan keterampilan dan pengetahuan keperawatan saya, karena ini adalah sesuatu yang selalu ingin saya lakukan sejak menjadi gadis kecil!,” tuturnya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *