Ghibah Akan Menghapus Amal Baikmu, Jangan Sia-siakan Amalmu Hanya Dengan Terus Menceritakan Kejelekan Orang Lain

Sekarang ini mengurusi dan mencampuri kehidupan orang lain sudah menjadi sebuah kebiasaan dalam tatanan masyarakat. Apalagi jika membahas tentang sisi kejelekan orang lain, atau yang disebut dengan menggunjing, sudah menjadi bahasan pokok yang selalu membuat hati seakan-akan merasa senang karena merasa dirinya paling benar.

Dengan respon yang baik bagi sesamanya dalam menanggapi gunjingannya, membuat ia lebih bersemangat untuk berbicara. Seakan-akan lidah sudah tidak bisa di Rem, karena sudah terlanjur asyik menelaah besar kecilnya kesalahan yang didapati dari diri orang lain.

Pembahasan tentang kejelekan orang lain seakan-akan menjadi sesuatu hal yang memang menarik untuk dikaji, terlebih jika orang mereka bicarakan melewatinya.

Hati seakan-akan sangat puas karena telah menyindirnya dengan nyinyir. Padahal membicarakan kejelekkan orang lain tanpa sadar telah menampakkan kejelekan yang ada pada dirinya sendiri.

Karena Ketika Kamu Membicarakan Kesalahan Orang Lain, Kamu Akan Merasa Dirimu Paling Benar

Karena ketika kamu membicarakan kesalahan orang lain, kamu akan merasa dirimu paling benar, seakan-akan kamu insan yang tak pernah melakukan dosa. Maka dari itulah kamu takkan segan-segan terus membicarakan aib orang lain.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *